Home Headline Kunjungan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah BNPB dalam Rangka Study Banding

Kunjungan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah BNPB dalam Rangka Study Banding

187
0
SHARE
Kunjungan BPBD Provinsi Sulawesi Tengah BNPB dalam Rangka Study Banding

Keterangan Gambar : Foto Bersama dengan Staff BNPB

PUSDATIN_PB – Pada Tanggal 12 November sampai dengan tanggal 15 November 2019 kemarin Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan ke kantor pusat yaitu kantor BNPB yang berada di Jakarta, dimana kegiatan ini dalam rangka untuk melakukan study banding mempelajari dan menerapkan sistem yang ada di kantor pusat. Sebanyak 6 orang personil tenaga Informasi dan Data BPBD Provinsi Sulawesi Tengah di ikutkan dalam perjalanan tersebut.

Para Tenaga Informasi dan Data BPBD Provinsi Sulawesi Tengah tersebut terdiri dari Yoga, Awaluddin, Mahatir, Rahmat, Amar dan Didi sebagai Koordinator Pusdatin di BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan Study banding Sosialisasi sekaligus Pelatihan Sistem Informasi Kebencanaan ini dapat menjadi ilmu pengetahuan untuk menyajikan berbagai informasi maupun kesiapsiagaan terhadap bencana yang akan terjadi. Kegiatan pelatihan ini menurut Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr.Ir.Bartholomues Tandigala,SH.,CES. Dalam arahan menyampaikan kami dari BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah mengirim anggota PUSDATIN_PB ke BNPB di Jakarta guna mengikuti pelatihan tentang Informasi maupun Aplikasi sistem kebencanaan yang di mana di dampingi langsung Kepala Seksi Penyaluran Logistik yaitu Bapak Andy Sembiring.S.STP.M.Si.

Bartho juga mengatakan kegiatan ini, disamping itu juga ucapan terima kasih kepada pihak BNPB yang telah memberikan ilmu atau pembelajaran tentang Sistem Informasi Kebencanaan yang ada di kantor Pusat.

Lebih lanjut Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr.Ir.Bartholomeus Tandigala,SH.,CES menyampaikan bahwa saat ini di BPBD Provinsi Sulawesi Tengah sedang dikembangkan Disaster Information Manajemen System (DIMS), masih dalam proses berjalan, pelatihan-pelatihan dan aplikasinya.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah juga menyampaikan, dalam membangun sistem informasi kebencanaan, ada tiga hal yang cukup penting, yaitu dari sisi SDM, perangkat dari sistem itu sendiri serta dari sisi konten-nya.  Kejadian bencana yang terjadi menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kita semua, khususnya ketika terjadi kerusakan insfrastruktur dan kerusakan sistem informasi dan komunikasi, bagaimana agar sistem informasi dan komunikasi yang rusak bisa dengan cepat berfungsi kembali.

Sementara itu Kepala Seksi Penyaluran Logistik Andy Sembiring.S.STP.,M.Si yang mendampingi para Tenaga Informasi dan Data BPBD Provinsi Sulawesi Tengah kondisi saat ini kita memasuki perkembangan revolusi industri 4.0, dimana kebutuhan informasi dituntut untuk serba cepat dan juga akurat. Karena informasi itu merupakan hal yang sangat penting, bisa menjadi bahan pengambil keputusan bagi pimpinan. Semoga melalui pelatihan ini akan meningkatkan kapasitas kita dalam bidang penanggulangan bencana. Dalam kegiatan pelatihan sistem informasi kebencanaan ini juga untuk memberikan pemahaman kepada kita semua, dalam rangka kesiapsiagaan bagi warga masyarakat di wilayah Kota Palu Khususnya Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Ucap Bartho sapaan akrabnya juga menambahkan bahwa melalui pelatihan ini diharapkan agar BPBD di Provinsi Sulawesi Tengah dapat membuat memberikan informasi peringatan, situasi  yang akurat kepada masyarakat khususnya masyarakat yang berada di Wilayah Sulawesi Tengah.